Unbelievable Project yang akan saya jalani.
Terlepas dari semua beban saya, proyek ini harus bisa saya selesaikan.
Walaupun harus jungkir balik saya mengerjakannya.
Dana?? Tak usah ditanya, kantong mahasiswa tidak ada isinya.
"Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia"
Satu kutipan lagu yang tak akan saya lupakan.
Benar, apabila kita percaya pada mimpi kita pasti akan menjadi nyata.
Dulu, orang bermimpi untuk pergi ke bulan.
Dan mereka berjuang untuk mewujudkannya.
Terbukti bukan, Neil Armstrong (As I Know) adalah orang pertama yg menjejakkan kaki di bulan.
Dana itu mudah dicari namun tekad dan konsentrasi itu yang paling berfungsi.
Proyek ini agak muluk-muluk memang.
Terlebih untuk mahasiswa sekelas Politeknik.
Yang hanya berani untuk membuat proyek mesin-mesin yang kalau boleh saya bilang "LUCU DAN BUKAN KELASNYA".
Ingat rek, kita ini POLITEKNIK bukan sekelas SMK.
Kalau hanya berani membuat mesin-mesin sederhana yang walau tidak kuliah di Politeknik orang lain pun bisa membuatnya.
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro
Masing asing terdengar di telinga kita.
Ok, akan saya jelaskan apa itu PLTMH.
PLTMH adalah pembakit listrik yang menggunakan tenaga air namun dengan tenaga dan skala yang lebih kecil seperti sungai ataupun kanal.
PLTMH ini sendiri tidak memerlukan peralatan yang rumit seperti halnya pada PLTA.
Seringkali justru dibuat di desa dan dataran tinggi maupun daerah kaki gunung yang memiliki sungai-sungai kecil yang beraliran deras.
Untuk di perkotaan sendiri jarang sekali ada PLTMH ini. Dikarenakan selain arus yang tidak terlalu deras, problematika sampah perkotaan yang mencemari sungai adalah penyebab utama.
Untuk efisiensi dari PLTMH ini bisa dibilang cukup besar. Hal ini berbanding lurus dengan dampak yang ditimbulkan. Tegangan listrik yang dihasilkan pun cukup untuk skala rumahan. GREEN ENERGY. Karena PLTMH ini sama sekali tidak mencemari lingkungan. Dan energi yang digunakan pun hanyalah arus air.
Oleh karena itu saya sangat bersemangat sekali untuk melaksanakan proyek ini. Walaupun berbagai kendala yang menghadang.
"I Believe I Can"